Cek Error Hard Disk dan Memperbaikinya

Hard disk dan jenis media penyimpanan lain sangat penting peranannya untuk menyimpan data yang dibutuhkan. Hard disk juga berguna untuk menyimpan file-file dari sistem operasi yang dijalankan. Hardisk dan media penyimpanan menjadi bagian tak terpisahkan dari sebuah sistem hardware komputer.

Kesehatan hardisk sangat berpengaruh terhadap kinerja sistem operasi dan pembacaan data. Jika kondisi hardisk tidak optimal, pemrosesan data juga menjadi kurang maksimal. Kondisinya yang tidak terpantau terus menerus menjadikan kondisi hardisk yang kurang diperhatikan. Memang di BIOS ataupun software pendeteksi hardisk bisa terlihat baik-baik saja, namun kondisi sebenarnya siapa tahu.

Oleh karena itu, diperlukan adanya cek terhadap hardisk. Cek hard disk ini biasanya dilakukan otomatis oleh sistem terutama ketika terdapat kesalahan dalam memproses sistem operasi tersebut, misalnya error saat startup. Tapi untuk cek error pada hard disk bisa juga dilakukan secara manual.

1. Buka Command Prompt. Anda bisa membukanya dengan klik start menu – run – ketik “cmd” – OK, atau anda bisa menemukan pada bagian Accessories di Start Menu. Pastikan anda menjalankannya dengan hak Administrator

Screenshot (99)

2. Ketik “chkdsk” pada command prompt yang sudah anda jalankan tadi, kemudian tekan “Enter”.

Screenshot (137)

3. Proses cek hardisk akan dimulai. Proses ini akan melakukan scan, cek, hingga perbaikan semua partisi dan hardisk yang terinstall

Screenshot (138)

5. Tunggu hingga selesai. Jika sudah selesai, anda bisa tutup jendela command prompt

Screenshot (139)

Efek dari adanya error pada hardisk bisa menjadi sangat fatal. Kebanyakan memperlambat pemrosesan data dan loading yang sangat lama. Sering pula menyebabkan komputer menjadi hang. Bisa pula menyebabkan bad sector pada hardisk yang akibat buruknya bisa membuat hardisk tidak mampu melakukan pembacaan dan penyimpanan data.

Jika setelah melakukan cek ini masih terdapat error, maka kemungkinan hardisk anda mengalami bad sector atau telah rusak secara fisik. Anda harus memperbaiki ke service hardisk atau mengajukan klaim garansi jika masih dalam masa garansi.

Related Posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *