Mengelola Recycle Bin dengan Baik

Recycle Bin atau tong sampah merupakan program standar bawaan yang berupa sebuah lokasi pada sistem operasi dimana lokasi tersebut digunakan untuk menampung file-file yang dihapus oleh pengguna. Setiap sistem operasi pasti memiliki Recycle Bin sendiri, Recycle Bin antara sistem operasi satu dengan lainnya memiliki prinsip yang sama, dalam post ini kita akan menggunakan Recycle Bin pada sistem operasi Windows sebagai contoh.

Setiap pengguna komputer pasti pernah melakukan “delete” file, dan penggunapun pasti juga tau bahwa file yang dihapus tersebut akan masuk pada Recycle Bin. Namun, pengguna banyak yang tidak tahu bahwa dengan melakukan hapus file biasa hanya bersifat memindahkan file tersebut ke Recycle Bin saja sama seperti memindahkan ke folder lain. Pengguna masih dapat mengakses dan mengembalikan file tersebut ke lokasi semula. Dengan kata lain, file tidak terhapus seutuhnya dan masih memakan tempat pada hardisk.

Icon Recycle Bin Windows

Untuk menghapus secara permanen file-file pada komputer dan mendapatkan kembali ruang hardisk yang terpakai maka anda harus menghapus file-file yang berada pada Recycle Bin. Untuk menghapus sebuah file pada Recycle Bin anda cukup melakukan klik pada file tersebut lalu pencet tombol delete pada keyboard, akan ada kotak konfirmasi apakah anda yakin untuk menghapus file tersebut, dan klik “Yes” jika anda yakin. Sedangkan untuk mengosongkan Recycle Bin dan menghapus semua file pada tong sampah maka cukup klik “Empty Recycle Bin” pada toolbar yang akan memunculkan kotak konfirmasi penghapusan dan klik “Yes” untuk menghapus dan mengosongkan Recycle Bin. Pengosongan Recycle Bin juga dapat dilakukan dari tools Disk Cleanup.

Pengguna komputer dapat langsung melakukan pengosongan Recycle Bin tanpa harus masuk pada Recycle Bin dengan klik kanan pada icon Recycle Bin kemudian klik “Empty Recycle Bin”. Ada juga trik lain untuk menghapus file tanpa memasukkan file yang dihapus ke Recycle Bin terlebih dahulu yaitu dengan melakukan setting properties dengan cara klik kanan pada Recycle Bin kemudian klik “Properties”, lalu pilih pada “Don’t move files to Recycle Bin. Remove files immediately when deleted”. Trik lain untuk menghapus file langsung tanpa memasukkan pada Recycle Bin yaitu dengan klik pada file kemudian tekan tombol kombinasi “Shift + Delete” pada keyboard.

Seperti penjelasan sebelumnya bahwa ketika pengguna komputer melakukan penghapusan file maka file hanya akan dipindahkan ke Recycle Bin sementara hingga dilakukan pengoisongan atau penghapusan permanen pada Recycle Bin. Hal ini memberikan pengguna kesempatan untuk mengembalikan file yang berada pada Recycle Bin tersebut ke lokasi awal. Untuk melakukan restore atau pengembalian file dari Recycle Bin pengguna cukup melakukan klik pada file tersebut kemudian pada klik “Restore this item” pada toolbar, Sedangkan untuk mengembalikan semua file ke lokasi semua dari Recycle Bin pengguna cukup klik sembarang tempat pada Recycle Bin dan pastikan tidak ada file yang terpilih, kemudian klik “Restore all items” pada toolbar.

Mengelola Recycle Bin memang sepertinya terlihat sangat sepele, namun sebenarnya cukup memberikan manfaat pada pengguna. Pengguna dapat membuat lega kembali hardisk yang penuh dengan melakukan pengosongan pada Recycle Bin. Pengguna wajib berhati-hati jika ingin melakukan penghapusan file apalagi jika yang akan dihapus adalah fil penting seperti tugas atau pekerjaan misalnya terutama ketika memutuskan akan menghapus ke Recycle Bin terlebih dahulu atau langsung melakukan hapus permanen. Alangkah baiknya jika akan menghapus file yang cukup penting, maka jangan terburu-buru menghapus permanen file tersebut meskipun sudah memiliki backup, masukkan ke Recycle Bin terlebih dahulu untuk berjaga terhadap hal yang tidak diinginkan.

Dalam melakukan pengosongan tong sampah pengguna juga wajib berhati-hati sebelum melakukan aksi sapu bersih ini. Pengguna wajib memeriksa kembali apakah pada tongsampah tersebut masih ada file yang dibutuhkan atau tidak, karena setelah dilakukan pengeosongan maka file tidak akan dapat ditemukan lagi, dan restore file juga hampir dipastikan tidak mungkin lagi kecuali pada kondisi dan penggunaan software/tools tertentu.

Sebagai catatan bahwa jika melakukan delete file yang tidak tersimpan pada komputer seperti pada jaringan LAN misalnya maka file akan langsung terhapus dan tidak tersimpan pada Recycle Bin. Pengguna komputer memang harus dituntut bijak dalam menggunakan komputer terutama menyangkut penggunaan program bawaan. Program standar bawaan terutama System Tools dirancang untuk memnjaga kinerja sistem tetap terjaga sehingga diharapkan pengguna mampu memanfaatkan dengan baik.

Related Posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *