Mengembalikan (Reset) Pengaturan Program atau Software ke Pengaturan Standar Awal (Default) pada Windows

Komputer dengan sistem operasi Windows banyak digunakan pengguna untuk melakukan berbagai keperluan pekerjaan. Ada yang menggunakan untuk mendukung pekerjaan atau karir atau sekedar menonton video atau bermain game untuk mendapatkan hiburan. Untuk melakukan berbagai keperluan tersebut, pengguna biasanya akan menginstall atau menggunakan program atau software yang di perlukan sistem operasi Windows yang beroperasi pada komputer pengguna.

Setiap program atau software yang terinstall memiliki pengaturan masing-masing yang diatur pengguna dan tersimpan pada komputer yang dimaksudkan agar program atau software yang diatur tersebut dapat berjalan sesuai dengan apa yang pengguna inginkan dari pengaturan tersebut. Program atau software memerlukan pengaturan agar dapat berjalan mengikuti perintah pengguna, pengaturan atau setting ini juga berguna untuk memaksimalkan kinerja serta menyesuaikan dan menyelaraskan kinerja antara hardware dengan software.

Ada kalanya pengguna ingin mengembalikan pengaturan sebuah program atau software ke pengaturan awal, bisa saja karena kurang nyaman dengan pengaturan yang sudah diubah. Atau juga terkadang pengaturan yang baru justru menimbulkan program atau software menjadi crash atau hang atau error karena terdapat bug atau setting yang baru membutuhkan memory yang besar sehingga perlu melakukan pengembalian atau reset setting ke pengaturan standar awal atau default sebuah software. Namun, permasalahannya tentu banyak pengguna yang tidak mengingat bagaimana pengaturan awal dari sebuah program yang diinstall, ada beberapa cara agar pengguna dapat mengembalikan atau reset pengaturan (setting) program atau software ke pengaturan atau setting standar atau default.

Opsi Reset

Banyak pengembang dan pembuat program dan software yang menyertakan pilihan untuk melakukan pengembalian pengaturan ke default yang disarankan. Opsi reset setting ini tentu sangat membantu pengguna untuk mengembalikan pengaturan ke default. Pada sebuah program biasanya akan disediakan pilihan atau tombol “Reset” atau “Reset to Default Settings” yang berguna mengembalikan pengaturan ke setting standar awal dengan cepat. Namun sayangnya ada beberapa software dan program yang tidak menyediakan pilihan ini, namun pengguna masih dapat menggunakan beberapa cara dibawah.

Uninstall Program

Dengan melakukan uninstall program atau menghapus instalasi software maka pengaturan juga akan terhapus. Setelah program atau software berhasil di-uninstall secara penuh, kemudian pengguna dapat menginstall program tersebut kembali dan mendapatkan pengaturan baru secara default. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua program atau software yang di-uninstall juga otomatis menghapus pengaturan yang telah disimpan, beberapa software yang di-uninstall hanya menghapus folder penyimpanan software saja tetapi tidak menghapus pengaturan yang tersimpan sehingga jika software di-install kembali maka pengguna masih mendapati pengaturan yang sama. Penting ketika melakukan uninstall untuk memilih pilihan atau opsi “Delete User Setting” dan sejenisnya untuk menghapus juga secara penuh pengaturan software yang tersimpan tersebut.

Hapus File Pengaturan Program

Menghapus file pengaturan program tentu membuat program secara otomatis kembali seperti sebelum dipakai dan menggunakan pengaturan default. Namun cara ini cukup sulit dilakukan mengingat pengguna harus mengetahui struktur tempat penyimpanan dan file mana yang berfungsi menyimpan pengaturan dari software. Pengguna bisa merujuk ke forum-forum dukungan masing-masing software agar mengerti file pengaturan mana yang aman untuk dihapus, karena salah melakukan penghapusan bisa mengakibatkan program menjadi tidak bisa digunakan. Namun banyak pengembang yang menyimpan file pengaturan di folder Document atau My Documents yang biasanya berada di C:\Users\NamaPengguna\Documents\NamaProgram sehingga pengguna dapat dengan mudah menemukan dan menghapus file setting untuk mengatur ulang pengaturan software atau program yang dimaksud.

Hapus Folder Data Program

Folder data program disini bukanlah folder tempat dimana software tersebut diletakkan. Folder data program ini merupakan folder khusus yang digunakan program untuk menyimpan pengaturan dan data-data sekunder atau tambahan yang diperlukan untuk menjalankan program tersebut. Folder program data ini biasanya terletak di C:\Users\NamaPengguna\AppData\Local\NamaProgram atau juga di C:\Users\NamaPengguna\AppData\Roaming\NamaProgram. Dengan menghapus isi dari folder tersebut, software atau program akan membuat pengaturan baru kembali dan mengaturnya sesuai pengaturan standar atau default bawaan.

Edit Registry

Seperti banyak diketahui bahwa Registry merupakan pusat pengaturan dari seluruh program yang terinstall pada komputer Windows. Registry yang terdiri dari entry-entry data pengaturan dapat diubah pengguna seperti pengaturan default software, pengguna juga dapat menghapus entry-entry tersebut karena biasanya program akan membuat entry-entry baru dengan pengaturan baru sesuai default bawaan software. Namun tentu pengguna haru hati-hati dalam melakukan perubahan atau penghapusan entry Registry karena salah edit registry bisa membuat program dan komputer menjadi error. Letak pengaturan sebuah software pada Registry Editor biasanya ada pada HKEY_CURRENT_USER\Software\NamaProgram. Pengguna cukup membuka Registry Editor dengan klik start menurun atau kombinasi tombol Windows + R kemudian ketik “regedit” lalu enter dan cari lokasi dan edit pengaturan software tersebut.

Menggunakan System Restore

Cara ini merupakan salah satu cara yang cukup ampuh untuk mengembalikan atau reset pengaturan program atau software ke pengaturan standar awal (default). System Restore berfungsi mengembalikan kondisi sistem operasi Windows ke titik kondisi (Restore Point) yang telah ditentukan sebelumnya. Pengguna bisa menentukan Restore Point tersebut sebelum melakukan perubahan pada pengaturan software sehingga ketika tidak puas terhadap pengaturan software yang dilakukan dapat langsung dikembalikan dengan menggunakan System Restore.

Sebagai tambahan bahwa sangat perlu berhati-hati dalam melakukan reset pengaturan ke kondisi semula atau default karena bisa saja software atau cara yang dilakukan ikut menghapus data yang telah disimpan. Contoh saja pada cara menghapus file pengaturan program dan folder Program Data, biasanya software terutama Game menyimpan data yang disimpan pengguna pada folder yang sama dengan tempat penyimpanan data pengaturan. Sangat perlu untuk mengetahui mana file pengaturan dan mana data penyimpanan, bila perlu sangat dianjurkan untuk melakukan backup terlebih dahulu sebelum mengeksekusi cara-cara diatas.

Related Posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *